Selamat Datang di InginTauSaja ~ Tempat Untuk Mencari Tau

Hajar Telak 4-0, Spanyol Juara Euro 2012

InginTauSaja | Spanyol menjadi juara sejati Eropa! Ya, kemenangan meyakinkan 4-0 atas Italia pada final Kejuaraan Eropa 2012, Minggu 1 Juli 2012 waktu setempat (Senin dini hari WIB), membuat La Furia menorehkan banyak rekor.

Spanyol unggul segalanya saat menumbangkan Italia pada laga yang berlangsung di Stadion Olimpiade Kiev. Tim besutan Vicente Del Bosque itu tampil tanpa celah dan sudah unggul dua gol di babak pertama melalui David Silva dan Jordi Alba.

Dominasi Spanyol semakin terlihat di babak kedua. Mulai menggunakan striker di babak kedua, Spanyol berhasil menambah dua gol lewat Fernando Torres dan Juan Mata. Italia harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-60 setelah Thiago Motta mengalami cedera hamstring.

"Kemenangan ini adalah sebuah momen yang indah. Gol kedua dari Jordi Alba sangat penting karena langsung menjatuhkan mental lawan," ujar kapten Spanyol, Iker Casillas, kepada stasiun televisi Telecinco.

Spanyol Banjir Rekor
Dengan kemenangan atas Italia di final, Spanyol menorehkan banyak rekor. Salah satunya adalah Spanyol menjadi tim pertama dalam sejarah yang bisa mempertahankan gelar Kejuaraan Eropa. Selain itu Tim Matador juga menjadi tim Eropa pertama yang merebut tiga gelar turnamen bergengsi secara beruntun (setelah Kejuaraan Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010).

Untuk rekor pribadi ditorehkan striker Fernando Torres dengan menjadi pemain pertama yang bisa mencetak gol di dua final Kejuaraan Eropa. Pelatih Vicente Del Bosque juga menjadi pelatih kedua dalam sejarah yang bisa memenangkan trofi Piala Dunia dan Kejuaraan Eropa.

Kemenangan empat gol tanpa balas di final membuat Spanyol menorehkan rekor kemenangan terbesar dalam sejarah final Kejuaraan Eropa. Rekor sebelumnya dipegang Jerman Barat yang mengalahkan Uni Soviet 3-0 pada final Kejuaraan Eropa 1972.

Gelandang Xavi Hernandez menjadi pemain pertama yang selalu mencetak assist di dua final Kejuaraan Eropa. Pada final Kejuaraan Eropa 2008, assist Xavi juga membuat Torres mencetak gol kemenangan 1-0 Spanyol atas Jerman.

Masa Depan Cerah
Sukses Spanyol di Kejuaraan Eropa 2012 diyakini bukanlah yang terakhir bagi mereka. Jika melihat komposisi pemain yang mereka miliki saat ini, Spanyol berpeluang merajai sepakbola Eropa dan dunia selama satu dekade ke depan.

Selain memiliki strategi permainan yang sulit ditiru, tiki-taka, sebagian besar pemain kunci Spanyol masih bisa bermain di level tertinggi untuk waktu yang cukup lama. Sebuat saja duet bek tengah Gerard Pique (25 tahun) dan Sergio Ramos (26 tahun).

Di lini tengah Spanyol punya Cesc Fabregas (25 tahun), Andres Iniesta (28 tahun), Sergio Busquets (23 tahun) dan David Silva (26 tahun). Lini depan Spanyol punya Fernando Torres (28 tahun), Pedro Rodriguez (24 tahun), dan Fernando Llorente (27 tahun).

Salah satu pemain muda Spanyol yang bersinar pada turnamen kali ini adalah bek Jordi Alba. Pemain anyar Barcelona itu mencetak gol kedua La Furia Roja ke gawang Italia, dan usianya masih 23 tahun. Komposisi pemain tersebut membuat Spanyol berpeluang besar berbicara banyak di Piala Dunia 2014.

Kiper sekaligus kiper Italia, Gianluigi Buffon pun mengakui kehebatan Spanyol. "Spanyol lebih superior, jadi penyesalan kalah tidak begitu menyakitkan. Karena kami menghadapi kekuatan seperti ini, Anda bisa menerima kekalahan lebih mudah," tegas Buffon.

Anti-klimaks
Italia sendiri bermain anti-klimaks di final setelah tampil impresif hingga babak semifinal. Pelatih Cesare Prandelli mengakui Mario Balotelli dan kawan-kawan seperti kehabisan bensin pada babak final.

"Kita bisa lihat sejak awal pertandingan kalau Spanyol lebih segar. Kami mengeluarkan banyak energi sepanjang pekan ini. Kami tidak melakukan kesalahan, tapi secara stamina kami kesulitan. Kami tidak punya waktu istirahat yang cukup. Kami seperti kehabisan bensin," ujar Prandelli seperti dilansir situs resmi UEFA.

Klaim Prandelli cukup beralasan. Selain memiliki waktu istirahat satu hari lebih sedikit daripada Spanyol, sejumlah pemain Italia juga tidak dalam kondisi fit untuk tampil di final. Hal itu terjadi pada Giorgio Chiellini yang harus ditarik keluar di pertengahan babak pertama karena cedera otot.

Thiago Motta menjadi korban kedua Italia. Gelandang Paris Saint Germain itu harus keluar pada menit ke-60 karena cedera hamstring. Sialnya Motta merupakan pergantian pemain terakhir Italia. Alhasil mereka harus bermain dengan sepuluh pemain selama 30 menit akhir pertandingan.

Meski gagal di final, Prandelli tetap memuji penampilan tim asuhannya. Terlebih Italia mampu tampil apik hingga melangkah ke partai puncak. "Ini turnamen yang fantastis buat kami, dan saya harus mengucapkan selamat kepada pemain," tegas Prandelli.


Highlights




Keywords :  Final EUro 2012 Video, Spanyol kalahkan ital, spanyol juara, spain win euro2012, highlight video SPai vs Italy final euro 2012

Tweets
Comments
 
 
 

Dapatkan update terbaru kami, klik suka / like dibawah

Followers